1. Jangan takut akan kegagalan.
Tahun 1978 Thomas Alva Edison berhasil mengukir rekor fantastis dengan membuat 400 penemuan, salah satu diantaranya adalah bola lampu pijar. Hasil karya yang tekhnologi penemuannya hingga saat ini masih dipakai oleh masyarakat dunia ini bahkan terus dikembangkan oleh perusahaan perusaan besar dunia. Selama berexprimen Thomas Alva Edison yang akrab dipanggil "Al" oleh teman temannya saat kecil sering menemukan kegagalan, oleh sejumlah kerabatnya dia bahkan sering diejek dan ditertawakan karena dianggap membuang-buang waktu hanya demi penelitian yang tidak jelas hasil dan manfaatnya. Anggapan yang miring oleh teman-temannya tersebut rupanya salah besar karena Thomas Alva Edison justru berhasil mematahkan dan mengalahkan berbagai tantangan selama penelitiannya, dia berhasil membuktikan bahwa pekerjaanya meneliti selama ini tidak berujung sia-sia belaka. Meski telah melewati kegagalan demi kegagalan namun Thomas Alva Edison tidak pernah patah arang, dia bahkan menjawab dengan cerdas soal kegagalannya itu ; " Saya tidak gagal, saya hanya menemukan sekian puluh cara agar bola lampu itu bisa bersinar ".
Pesannya cuma satu, anda boleh gagal beberapa kali tapi anda tidak boleh melewatkan pelajaran dibalik setiap kegagalan tersebut karena didalam kegagalan tersebutlah sebenarnya tersimpan rahasia besar menuju keberhasilan dan kesuksesan .
" Kemenangan paling berharga dalam hidup bukanlah tidak pernah gagal, melainkan bagaimana kita bisa bangkit setiap kali menemuai kegagalan " (Nelson Mandela, Mantan Presiden Afrika Selatan)
" Jangan Putus asa cuma karena beberapa kegagalan, dalam hidup anda hanya cuma butuh satu keberhasilan " (Aristoteles)
2. Timbulkan bahwa selalu ada harapan.Dalam hidup ini setiap orang mempunyai harapan, tapi sayang sayangnya tidak semua orang benar-benar mengerti cara mencapai harapan tersebut, harapan dibangun diatas mimpi dan cita-cita, dan tekad, disiplin dan kerja keras adalah hal yang sangat mendasarinya. Kalau mau memperjuangkan suatu cita-cita kita harus punya tekad sekuat baja dan setinggi langit begitu kata orang bijak. Tekad tidak boleh kendur hanya karena kegagalan yang dialami berkali-kali, bukanlah sudah disebutkan sebelumnya bahwa kegagalan sebetulnya tersimpan jalan menuju sukses. Disiplin adalah sikap diri yang selalu menopang tekad dalam mewujudkan cita-cita dan harapan, tanpa disiplin, harapan hanyalah tinggal harapan dan cita-cita hanyalah impian belaka. Demikian pula dengan kerja keras merupakan proses nyata yang lahir kedisiplinan tadi, jadi demi membentuk pola kerja keras yang konsisten selamilah dan pelajari dulu makna kedisiplinan itu. Intinya, selama anda punya tekad, disiplin dan benar-benar kerja keras berharaplah sebanyak mungkin tetapi harus tetap terukur. Jangan berharap anda bisa mencapai luar angkasa kalau hanya menumpang pesawat jenis Boeing tetapi capailah ruang angkasa dengan ilmu yang pengetahuan sehingga anda dapat menjadi peneliti diluar angkasa. Harapan tidak datang dari keberuntungan semata atau belas kasih orang lain namun atas usaha dari tangan anda sendiri dan tentunya dengan ridho dari Allah. Bertekadlah dn disiplinkan tekad itu dan wujudkan dalam bentuk kerja keras. Tuhan tidak buta untuk melihat semua yang anda harapkan.
" Orang pesimistis melihat kesulitan dalam setiap kesempatan, dan orang optimistis selalu melihat kesempatan dalam setiap kesulitan " (Winston Churcill, Inggris)
" Jangan gelisah ketika mendapat kemalangan, Teguhkanlah dengan kemuliaan dan kepercayaan diri sebagai kekuatan " (Chiang Kai-Shek, Presiden RRC 1887-1975)
3. Ubahlah hidup dengan kemajuan diri.
Lihatlah kupu-kupu terutama yang memiliki warna sayap indah, bentuk awalnya tentulah bukan demikian. Tadinya dia hanyalah kepompong berubah menjadi ulat dan terus bermetamorfisis hingga menjadi seekor kupu-kupu yang bisa terbang dengan indah. Saat berbentuk kepompong tidak banyak orang yang meliriknya, apalagi saat menjadi ulat, sebagian besar orang bahkan mungkin enggan membayangkannya karena dianggap menjijikkan. Tapi saat sudah berubahy menjadi kupu-kupu yang indah banyak orang tertarik dan ingin menyentuhnya. Terlepas dari siklus alamiah seekor kupu-kupu perubahan bentuk membuatnya bertahan hidup hingga memiliki daya pikat tersendiri, andai kepompong tadi tidak berubah wujud dia akan terusus terlihat buruk dan akhirnya mati bersama keburukan itu, Kalau tidak berubah secara berkelanjutan suatu saat dia tidak akan berubah menjadi apa-apa. Demikian juga halnya dengan manusia bila tidak merubah diri terus menerus tidak akan mencapai kemajuan apapun. Perubahan adalah kata kunci kalau ingin memperbaiki diri, Scara ekstrim bahkan ada kalimat bijak yang mengatakan " Berubah atau Mati ", maksudnya adalah cuma satukalau ingin mengubah hidup anda, anda terlebih dulu mengubah diri, dan kalau ingin mengubah diri mantapkan dulu persepsi anda tentang perubahan itu.
" Hanya orang yang paling bijaksana dan yang paling bodoh yang tidak pernah bisa berubah " (Konfusius, Filsuf legendaris China)
" Hanya anda sendiri yang dapat mengubah hidup anda, orang lain tidak akan dapat melakukannya untuk anda " (Carol Burnett, Aktris Amerika Serikat)
4. Mempunyai tekad " Harus Sukses ".
Soichiro Honda, adalah pendiri pabrik otomotif kenamaan dunia asal Jepang yang pernah mengatakan bahwa Sukses itu adalah 1% dari 99 % kegagalan yangpernag di alami. Bagi sebagian orang bisa jadi Soichiro Honda agak berlebihan tapi itulah buktinya, barangkali karena prinsip inilah yang selalu dipegangnya saat berusaha menemukan Tekhnologi dasar motor atau mobil yang hingga kini dinikmati ratusan juta masyarakat dunia. Kesuksesan tidak datang dari kejeniusan atau kecerdasan berpikir semata tapi lebih ditentukan oleh keuletan dan kerja keras, peluang sukses selalu ada dimanapun dan kapan pun, sayangnya tidak banyak orang yang berhasil menterjemahkan peluang itu menjadi usaha konkrit. Intinya sukses adalah buah dari kemauan dari mempelajari setiap makna kegagalan.
" Berhasil meraih satu tujuan merupakan titik awal tujuan baru " (John Dewey, Psikolog Amerika Serikat)
" Takut gagal adalah penghalang besar menuju sukses " (Sven Goran Ericson, Manajer sepak bola Swedia)
5. Tanamkan Hakikat Cinta yang Universal dalam setiap Usaha.
Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa uang adalah segalanya, maksudnya uang dikira bisa menyelesaikan segala kekurangan dan persoalan hidup, padahal uang tidak lebih dari sekedar alat untuk pembayaran dan bukan tujuan hidup, calakanya lagi banyak orang merasa mati dan tidak bersemangat jika tidak mempunyai uang yang banyak. Mereka yang tergolong demikian hanya mau bekerja atas dasar uang semata bukan karena cinta dan ketulusan menjalani hidup. Jalanilah hidup dengan penuh cinta, Cita-cita yang ditempu dengan penuh semangat dan kekuatan cinta akan berujung pada kesuksesan besar, dan jangan khawatir, uang akan mengalir dengan sendirinya sebagai konsekwensi ketika anda mencintai pekerjaan dan kehidupan anda dengan tulus ikhlas dan tentunya selalu ingat dengan tuhan yang mengatur segalanya.
" Cara mencintai apa pun adalah dengan menyadari bahwa sesuatu yang dicintai tersebut dapat juga hilang " (Gilbert Keith Chesterton, Sastrawan Inggirs)
" Cinta adalah satu-satunya kekuatan yang mampu mengubah seorang lawan menjadi kawan " (Martin Luther king Jr, Amerika Serikat)
" SEMOGA SUKSES "




